RSS
Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan

Klassen Cafe : Relax after office hours

Yup, sebenernya udah lumayan lama kejadiannya, cuman baru sempet gw tulis sekarang. gw jadi punya hobi baru, dateng ke cafe-cafe, hehehe... sebenernya cuman mau liat situasinya, desain interior dan suasananya gtu, siapa tahu gw bisa punya cafe sendiri :D.

iseng-iseng beli kupon di salah satu web seharga Rp 50.000 dapet transaksi seharga Rp 100.000 di Klassen Cafe. tadinya mau jalan sama temen-temen kantor, sekalian hang out dan cerita-cerita (baca: ngegosip). tapi ternyata gak bisa pergi semua, alhasil tinggal gw sama mbak vina aja yang pergi. lumayan, buat refresing sebelum weekend, hehehe

lokasinya

Lanjut... »»
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

dont judge a girl by her tattoo

ini cerita temen gw kemaren, cewe yang sekilas keliatan "nakal" tapi i know her is nice person. sebenernya, gw gak tw kenapa akhir-akhir ini gw sering ngeliat orang tato-an. it's like viruses, gw jadi pingin make, hehehe.. sayangnya, gw orangnya modi banget, jadi gak mungkin gw tato permanen. lagian, bisa digorok leher gw sama bonyok :(.


liat statusnya dia waktu itu

Lanjut... »»
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ART is not only about design

nah, sesuai janji gw bakal cerita mengenai orang-orang ART yang mungkin deket sama gw. ART atau diterjemahkan sebagai seni, gak hanya berhubungan sama yang namanya design atau gambar-gambar atau hanya berkutat dengan seni rupa aja. well, seni yang begitu luas, dari musik, dance, teater, design, film sampe ke hal-hal gokil yang gak bisa dipikirin sama orang biasa atau orang-orang yang pikirannya hanya statis aja, hehehe...

pernah dong denger ungkapan

Lanjut... »»
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pelebaran Jalan = Penebangan Pohon?

Hidup di kota jakarta emang gak mudah. Meceeeettttt dimana-mana. Kalau musim kemarau panas banget, eh musim hujan banjir melulu. Gw gak akan bahas mengenai dua musim tersebut. Melainkan kondisi jalan jakarta yang makin gak terkendali.

Suatu ketika, jiah udah kayak dongeng aja ya. Oke, suatu ketika gw baca sebuah informasi mengenai adanya pelebaran jalan untuk mengurangi kemacetan di kota jakarta. Sayangnya, gw bukannya seneng,

justru kecewa dengan adanya pelebaran jalan tersebut. Mengapa tidak? untuk melakukan hal tersebut saja pemerintah menebang pohon-pohon yang seharusnya menjadi jalur hijau kota. Selain itu, alasan sering adanya pohon tumbang ketika hujan dan pohon yang menghalangi jalan pengendara. Alasan-alasan yang buat gw sampe mengerutkan dahi, kok kondisi alam disalahkan.

Belum lagi, pas gw pulang ngelewatin jalur tol. Semua hampir rata dengan aspal. Padahal di jalur tol kayak gitu biasanya ada tanaman untuk penghias juga peneduh. Wuuiiihhh, makin kotor aja udara di kota jakarta. Sepertinya pemerintah tidak punya alternatif lain untuk melakukan perbaikan tersebut. Hal ini sungguh bertentangan dengan program pemerintah yaitu " tanam sejuta pohon". Papan-papan billboard yang sepertinya gak berguna sama sekali.

Apakah pelebaran jalan ini sebanding dengan penebangan yang dilakukan? Gw jadi inget waktu jaman-jaman gw masih SMP (ketahuan deh tuanya,heheheh). Ada satu pelajaran, PLKJ (Pendidikan Lingkungan Kota Jakarta kalo gak salah ya :P), dimana dijelaskan kalo disetiap wilayah harus memiliki tatakota yang baik untuk mendapatkan penduduk yang berkualitas. Dalam hal ini adalah adanya ruang publik seperti taman, lahan parkir di pertokoan serta letak/ kondisi bangunan yang ada unsur hijaunya. Bila dibandingkan dengan kota lainnya seperti solo dan surabaya. Jakarta justru kehilangan area hijau yang menjadi ruang untuk publik, mungkin lebih tepatnya area hijaunya semakin berkurang.

Lagi-lagi karena alasan macet. Gw harap pemerintah punya alternatif lain untuk mengurangi kemacetan di kota metropolitan ini. Sehingga area hijaunya tetap dipertahankan. Gak kebayang deh kalo pas macet makin parah, terus pemerintah melakukan pelebaran jalan tanpa memperbaiki jalur hijaunya. Seakan menghirup gas beracun setiap harinya, jadi tinggal menunggu kematian aja. Beruntung buat mereka yang punya kendaraan pribadi khususnya mobil, ber-AC pula. Tapi tetep aja polusinya itu.

Semoga pemerintah dapet cari jalan alternatif lainnya. Jadi jalanan gak macet lagi, udara tetep bersih kan?! Nah, kalo dah gtu, rasanya enak buat jalan kaki :D


Lanjut... »»
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Diberdayakan oleh Blogger.