RSS

25 Tahun Kahitna

cape juga nulis opini, sekarang gw mw nulis yang seneng-seneng aja,hehehe

gara-gara nonton konsernya kahitna di salah satu stasiun tv, gw akhirnya jadi donlot lagu-lagu mereka, and ternyata lagunya enak di denger di telinga, romantis abiezzz...

gak nyangka klo kahitna udah berumur 25 tahun, untuk ukuran band tuh udah dewasa ya alias lama banget bisa bertahan di dunia musik.




so, mereka udah ngeluarin 8 album klo gak salah. nich dia album-album mereka:
  1. "Cerita Cinta" (1994)
  2. "Cantik" (1996)
  3. "Sampai Nanti" (1998)
  4. "Permaisuriku" (2000)
  5. "The Best of Kahitna" (2002)
  6. "Cinta Sudah Lewat" (2003)
  7. "Soulmate" (2006)
  8. "Lebih Dari Sekedar Cantik" (2010)

Lanjut... »»
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Semua ingin jadi Artis

Siapa yang nggak mw jadi artis? selain karena menghasilkan pundi-pundi uang dengan mudah (katanya..), hidupnya gak perlu banyak aturan (gak mesti tiap hari kerja,hehehhe). kenapa gw ngebahas ini, soalnya banyak banget artis pendatang baru baik dari musik maupun akting. tren ini gak hanya berlaku di indonesia aja lho, tetapi juga di seluruh dunia. kenapa gw bisa nyimpulin demikian? soalnya banyak banget artis-artis baru dari negri luar yang ternyata masuk ke indonesia, entah melalui musik atau pun film.


gw jadi inget beberapa tahun lalu, dimana ada seorang calon model yang pingin banget terkenal ikutan casting buat jadi model produk sabun. bukan jadi bintang iklan malah jadi bintang po**o. yaa, walau akhirnya tetep terkenal juga di infotainment karena masalah itu (kan yang penting terkenal, ya gak?).

semakin tahun, tren menjadi artis semakin meningkat. tentunya sekarang bukan heboh buat iklan sabun ya. hal ini didukung oleh banyaknya ajang pencari bakat atau pun yang nekat ke rumah produksi/ label rekaman. pada kenyataan, jalan menjadi artis sangat mudah buat mereka yang nekat atau narsis karena didukung dengan tekhnologi juga sih,hehhee..

hmmm,,, mungkin tren yang ada di indonesia tuh jadi artis yang bikin satu single ato satu film aja udah bikin ngebooming alias terkenal. cuman sekarang yang lagi tren tuh di dunia musik. cuman evaluasi aja, beda dengan beberapa tahun lalu, meski ada kejadian kurang mengenakan di dunia keartisan,,, menurut gw masih banyak karya-karya film ato musik yang bermutu di banding yang sekarang ... (no offense ya...)

ngeliat perkembangan dunia keartisan di indo, jarang banget ngeliat karya-karya dari para artis dan manajemennya yang menurut gw luar biasa, palingan gw cuman nonton filmnya bang hanung aja,hehhehe (secara filmnya banyak yang luar biasa),, padahal gw juga nunggu-nunggu filmnya mbak mila ma mas riri, kapan laginya ada film yang bermutu,,, paling gak, layak untuk dapetin award.

back to the topic, bedanya artis indo ma artis luar, kebayakan artis indo ikut-ikutan artis luar (no offense lagi ya..). dah gtu sinetron stripingnya gak banget, udah 1 sesion ngerti eh lanjut ke sesion berikutnya jadi gak jelas dah mulai episode 30an lebih tuh dah mulai gak jelas. udah gtu banyak artis yang menurut gw perannya gak sesuai, emang sih di dunia akting harus bisa meranin karakter apa aja,,, tapi gak mesti keterlaluan juga lah, masa nak sma, perannya mbok-mbok. ????

mendingan kasih peran yang sesuai dengan umur, klo gini,,, ada beberapa adegan yang gak sesuai ma umur mereka bakal mereka lakuin. dan ini akan jadi contoh yang TIDAK BAIK, secara abg di indo tuh banyak banget apalagi cwe-cwenya. ini yang mungkin menyebabkan kenapa abg banyak yang nikah muda, ngelakuin ml ato yang sederhana, ciuman. !!!!

gak hanya itu aja, anehnya bukan anaknya aja yang ngebet. orang tua juga banyak yang ngebet, suruh ikut casting ini itu, bahkan nyanyi dari panggung ke panggung. semua pingin jadi artis, karena nyari duitnya gampang. tapi sayang harapan ini tidak diimbangi dengan dunia pendidikan. sehingga banyak dari mereka meninggalkan bangku sekolah demi ikut-ikutan jadi artis. dan gw sempet kecewa dengan komentar para artis ato beberapa dari mereka yang tidak konsisten.

"ikut kuliah juga gak menjamin orang itu sukses". oke lah gw setuju, tapi dengan komentar kayak gini, ngebuat generasi muda jadi males untuk belajar,, seharusnya mereka tidak memikirkan uang dulu, dan konsentrasi ke sekolahnya. klo mereka gak mw sekolah mendingan duit sekolah mereka buat biayain anak-anak pedalaman untuk bisa sekolah lagi. jadi artis kok pikiran sempit sih.ckckkcck...

gw tw semua orang pingin jadi artis, tapi artis tuh kan publik figur, bahkan jadi contoh buat fansnya. jangan sekali-sekali seorang artis ngasih contoh ato komentar yang kurang baik ke fansnya. miris gw...

jadi, sebelum lo-lo orang mutusin jadi artis, mikir dlu ke depannya. jangan hanya jadi artis tapi gak bisa kontribuasi ke masyarakat. paling gak kasih motivasi untuk fansny buat lebih semangat jalanin hidup entah belajar, usaha dll.

Lanjut... »»
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bantuan yang Salah

hmmm,,,
sebenernya dari kemaren gw pingin nulis tentang ini nich, terkait sebuah wacana atau berita mengenai salah satu tki,,, tau kan siapa? mungkin lebih tepatnya gw akan mengeluarkan opini gw terkait wacana di atas.

mungkin kita semua udah jenuh ngedengerin orang-orang ngeluh mengenai kemiskinan yang pada kenyataannya mw demo sampe mati pun lom tentu aspirasi  atau keluhannya bakal jadi evaluasi pemerintah untuk diperbaikin. nanti gw akan bahas masalah ini di artikel lain ya. sekarang fokus ke topik kali ini.

nah, karena semua orang mengeluh tentang harga yang naik atau apa pun yang mungkin menyebabkan masyarakat tidak hidup sejahtera atau kasarnya hidup di bawah garis kemiskinan, banyak dari mereka ada yang berusaha untuk bekerja di negri orang atau jadi tki gitu (di bandingkan harus mengemis mending usaha dulu, ya kan?!).

tentunya pekerjaan jadi tki, khususnya di sektor informal tidak bisa dibilang mudah atau tanpa resiko lho. banyak berita yang mengabarkan banyak sekali tki di luar sana yang terkena masalah, baik yang disiksa, di penjarakan bahkan di hukum gantung. tentunya ini jadi masalah pemerintah, bagaimana untuk mengatasi atau mengurangi masalah ini. tentunya kita juga bisa berpartisipasi untuk membantu pemerintah lho.

terkait judul artikel ini, beberapa dari para tki tersebut mendapatkan hukuman pancung alias hukuman mati di beberapa negara (dikarenakan harus mengikuti proses hukum yang ada di negara tersebut). denger-denger untuk menangguhkan atau membebaskan mereka dari hukuman tersebut, pemerintah harus mengeluarkan dana sebesar 4,7 miliar rupiah untuk 1 orang tki. jadi bisa kebayang donk, klo ada anggaran apbn yang mungkin tidak terlaksana karena adanya pengeluaran extra yang tidak diduga, kayak gini (thinking positive dulu deh..).

nah, karena masalah ini terpublikasikan banyak sekali masyarakat yang ada di tanah air prihatin mendengar ini semua. bahkan salah satu pihak dari pertelevisian menggalang dana untuk meringankan para tki ini. nah, yang membuat gw terkejut bukan karena dana yang terkumpul lho. walaupun dana yang terkumpul mencapai 1,2 M, hal ini buat gw biasa. soalnya yang namanya penggalangan dana untuk korban apa pun pasti akan terkumpul jumlah uang yang tidak sedikit.

yang bikin gw kaget and mungkin kecewa adalah jumlah uang sebanyak itu hanya diberikan ke satu orang saja. dan pemberitaan yang beredar sekarang, karena mendapatkan bantuan dana sebesar itu si tki menjadi okb dikampungnya dan menyalahgunakan bantuan tersebut. ??????

pemberian bantuan yang disalah gunakan, mungkin akan membuat masyarakat tidak akan mempercayainya atau bahkan tidak akan memberikan bantuan lagi (gw rasa jiwa sosial itu masih ada, cuman membantu dengan cara yang lebih bijak kali ya...). gw kecewa dengan salah satu stasiun tv yang menggalang dana tersebut, kok bisa kali ini ada stasiun tv yang bisa dibilang BODOHnya minta ampun untuk menyalurkan uang bantuan dari masyarakat. biasanya beberapa stasiun tv yang pernah melakukan penggalangan dana yang serupa, pasti memberikan bertahap dan tidak hanya memberi ke satu pihak saja (koordinator dengan para ngo atau lembaga yang membutuhkan dana untuk membantu masyarakat yang membutuhkan...). tidak tahu apa motifnya, yang jelas ini sangat mengecewakan para donatur. gw gak mw menjelaskan motif-motif yang mungkin menjadi alasan, karena akan membuat orang jadi berfikiran negatif (jadi pikir sendiri alasannya, ok?!)

ya, membantu itu tidak  pernah salah, tetapi bantuan itu menjadi salah ketika disalahgunakan. karena menyangkut kepercayaan orang yang membantunya. akan lebih baik, bantuan yang akan diberikan dijelaskan terlebih dahulu untuk ke siapa saja dan untuk apa saja.

Lanjut... »»
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Diberdayakan oleh Blogger.